Sabtu, 28 Agustus 2010

Blue Ocean Strategy : Menjangkau Melampaui Permintaan Yang Ada

Summary Chapter Five Sumber : W.Chan Kim and Renee Mauborgne
 
Tidak ada perusahaan yang mau berjuang melampaui samudera merah hanya untuk mendapati diri mereka sampai pada sebuah kubangan. Pertanyaannya, bagaiman Anda memaksimalkan ukuran samudra biru yang sedang anda ciptakan? Pertanyaan ini membawa kita pada prinsip ketiga strategi samudra biru : menjangkau melampaui permintaan yang ada. Ini merupakan komponen kunci dalam mencapai inovasi nilai. Dengan meningkatkan permintaan terbesar atas sebuah penawaran baru, pendekatan ini mengurangi resiko skala yang menciptakan pasar baru. Untuk mencapai hal ini, perusahaan harus menentang dua praktik strategi konvensional. Pertama, berfokus pada konsumen yang ada. Kedua, dorongan mempertajam segmentasi demi mengakomodasi perbedaan di pihak pembeli. Umumnya, untuk menumbuhkan pangsa mereka terhadap suatu pasar, perusahaan-perusahaan berupaya mempertahankan dan memperluas konsumen yang ada. Ini kerap mengarah pada segmentasi yang lebih tajam dan perancangan produk secara lebih baik untuk bisa mememnuhi preferensi konsumen. Semakin ketat kompetisinya, semakin besar penyesuaian/kostumisasi pada produk secara rata-rata. Ketika perusahaa-perusahaan bersaing untuk memehuni preferensi konsumen melalui segmentasi yang lebih tajam, mereka lebih berisiko menciptakan pasar sasaran yang terlalu kecil. Untuk memaksimalkan ukuran samudra biru, perusahaan harus mengambil jalan berlawanan. Alih-alih berkonsentrasi pada konsumen, mereka perlu melihat nonkonsumen, mereka perlu melihat nonkonsumen. Dan, alih-alih berfokus pada perbedaan konsumen, mereka perlu mengembalikan hal-hal yang dihargai pembeli secara umum. Ini memungkinkan perusahaan untuk menjangkau melampaui permintaan yang ada demi membuka lahan massa konsumen baru yang sebelumnya tidak ada. Ex : Callaway golf melihat non konsumen (orang di Negara tertentu tidak suka dengan Golf, mengapa?). Hal ini menjadi faktor umum untuk menciptakan inovasi baru. Penyebab mereka tidak menyukai Golf karena pada saat memukul bola Golf mengalami kesulitan. Oleh karena itu, Callaway paham bagaimana caranya meningkatkan permintaan baru terhadap penawarannya. Jawabannya adalah Bg Bertha, sebuah tongkat golf dengan kepala besar yang membuat memukul bola golf menjadi jauh lebih mudah, sehingga produk tersebut menjadi produk yang paling laris. Tiga Tingkatan Non Konsumen:
1. Nonkonsumen level pertama kelompok yang segera akan menjadi nonkonsumen ni adalah mereka yang minimal menggunakan produk yang ditawarkan pasar saat ini untuk sementara karena kebutuhan, sembari mencari sesuatu yang lebih baik. Ketika sudah menemukan alternative yang lebih baik, mereka akan hengkang. Suatu pasar menjadi stagnan dan menimbulkan masalah pertumbuhan ketika jumlah kelompok yang akan menjadi nonkonsumen meningkat. “Intinya : calon nonkonsumen yang berada di tubir pasar dan siap berpindah” “ Cara : Cari alasan utama nonkonsumen tingkat pertama ingin meninggalkan industri Anda? carilah kesamaan diantara mereka sehingga mampu untuk membuka samudra biru dari permintaan yang belum diwujudkan” Ex : di Eropa umumnya orang-orang untuk mengunjungi restoran dengan santapan lezat, mewah dan harga mahal, tetapi saat ini sudah bergeser, karena orang2 tersebut tidak ada lagi waktu untuk duduk dan menunggu lama. Jadi, orang-orang ini akan cenderung membeli makanan di perjalanan, membawa bekal atau bahkan melewarkan makan siang. Melihat hal tersebut, Pret 1988 meluaskan samudra birunya dari nonkonsumen tingkat pertama dengan membuka “makanan cepat saji (menawarkan sandwich kualitas restoran dengan harga yang terjangkau)”.
Ide ini dibangun berdasarkan tiga kesamaan utama :
1) mereka menginginkan makan siang yang cepat,
2) mereka ingin makan siang yang segar dan sehat,
3) mereka ingin harga yang terjangkau.
Berdasarkan tiga kesamaan tersebut, bisnis Pret semakin maju dan tak lupa Pret masih terus meluaskan samudra birunya agar konsumennya tidak berpindah.
 
2. Nonkonsumen level kedua mereka adalah nonkonsumen yang menolak, orang yang tidak menggunakan atau tidak mampu menggunakan produk yang ditawarkan pasar saat ini karena mereka merasa produk-produk itu tidak efektif atau diluar jangkauan mereka. Kebutuhan mereka dipuaskan oleh sarana lain atau diabaikan. Namun, menangani nonkonsumen yang menolak adalah sebuah samudra permintaan potensial yang menunggu untuk dibuka. “Intinya : nonkonsumen “penolak” yang secara sadar memilih untuk berada diruang pasar Anda” “Cara : cari alasan-alasan utama nonkonsumen tingkat kedua menolak menggunakan produk/jasa industri anda? Cari kesamaan diantara mereka dan berfokuslah pada kesamaan-kesamaan itu, bukan pada perbedaan. Anda akan mendapat pengetahuan untuk membuka samudra dari permintaan yang belum dimanfaatkan” Ex : JCDeaux, sebuah vendor ruang iklan terbuka dari Prancis menciptakan konsep baru yang dinamakan “ properti jalan”, industri periklanan ruang terbuka mencakup baliho dan iklan bergerak. Iklan terbuka tersebut banyak ditolak oleh perusahaan-perusahaan, apalagi untuk perusahaan-perusahaan kecil. Hal tersebut terjadi karena iklan ruang terbuka tidak memiliki nilai tambah yang banyak sehingga dianggap tidak efektif karena hanya bisa diliat sekilas saja ketika kita melintas di jalan raya. JCDecaux menyadari bahwa kurangnya lokasi-lokasi tidak bergerak seperti halte dimana orang akan punya waktu untuk membaca dan terpengaruh oleh iklan. JDecaux kemudian memiliki ide dan mengusahakan untuk mendapatkan lokasi-lokasi ini untuk iklan ruang terbuka, sehingga perusahaan akan mampu mengubah nonkonsumen tingkat keduanya menjadi konsumen. Hal tersebut dilakukan dengan cara, JDecaux menyiapkan properti jalan secara gratis bagi pemerintah dan sebagai timbal baliknya pemerintah akan memberikan haknya kepada JDecaux untuk memampangkan iklan-iklannya di properti jalan yang terletak di pusat-pusat kota. Secara tidak langsung akan terjadi peningkatan waktu papar (isi iklan akan dibaca) sehingga mampu mengubah nonkonsumen menjadi konsumen. Akibatnya banyak perusahaan yang tadinya menolak iklan ruang terbuka menjadi mau menggunakan iklan ruang terbuka ini.
 
3.Nonkonsumen level ketiga tingkat ketiga dari nonkonsumen adalah yang terjauh dari konsumen yang sudah ada dalam suatu industri. Umumnya nonkonsumen yang belum dijelajahi itu tidak dibidik atau dianggap sebagai konsumen potensial oleh pemain manapun dalam industri. Ini karena kebutuhan mereka dan peluang bisnis yang terkait dengan kebutuhan itu selalu dianggap telah menjadi milik pasar-pasar yang lain. Perusahaan bisa tercengang jika mengetahui berapa banyak nonkonsumen tingkat ketiga yang telah mereka korbankan. “Intinya : nonkonsumen yang belum dijajaki yang berada di pasar yang letaknya jauh dari pasar Anda” Ex : 1) pemutihan gigi adalah layanan jasa yang disediakan oleh dokter gigi dan bukan disediakan oleh perusahaan perawatan mulut. Dan akhir-akhir ini ada perusahaan yang melirik ke hal tersebut, dan mereka menemukan samudra permintaan yang menunggu untuk diwujudkan. Perusahaan sanggup untuk memberikan solusi pemutihan gigi yang aman, berkualitas tinggi dan berbiaya rendah. Dan hasilnya pun meledak. 2) pesawat terbang Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan KKO AL, ketiga pesawat tersebut memiliki spesifikasi perbedaan yang banyak, tetapi JSF mampu menawarkan pesawat tempur yang unggul dengan biaya rendah yang mewakili spesifikasi untuk AU, AL dan KKO AL dengan cara menganalisis kesamaan-kesamaan dan akan menemukan pengetahuan baru untuk membuka sebuah samudra biru yang membawa kepada keberhasilan seperti yang dilakukan JSF. Mengejar Tangkapan Terbesar Tidak ada aturan pasti mengenai tingkat nonkonsumen mana yang harus menjadi fokus Anda dan kapan Anda harus menempatkan fokus itu. Karena skala peluang samudra biru yang bisa dibuka oleh level nonkonsumen tertentu itu berbeda sepanjang waktu. Fokuslah pada satu level nonkonsumen yang merupakan tangkapan terbesar. Tetapi akan lebih baik jika anda mampu untuk fokus dan menjajaki ketiga level nonkonsumen tersebut agar anda dapat meluaskan cakupan permintaan yang anda bisa wujudkan. Bahwa untuk memaksimalkan skala samudra biru anda, anda harus menjangkau melampaui permintaan yang ada menuju nonkonsumen dan merumuskan strategi masa depan dengan melihat persamaan diantara mereka.
 
semoga bermanfaat ^_^ tunggu postingan berikutnya....arigatoo...;D

Senin, 23 Agustus 2010

Pria Suka Bergosip Apa si tentang Wanita?

Kebanyakan wanita mengira, pria hanya gemar bicara tentang olahraga atau mobil saat kumpul dengan teman-teman prianya. Kenyataannya, bukan melulu olahraga dan kendaraan saja yang kerap jadi topik ‘rumpian’ kaum pria. Berikut empat topik favorit tentang Anda yang hangat diobrolkan si dia di kalangan teman prianya.

1. Seberapa sering Anda menghubunginya
Pria kerap mengeluh betapa pasangan mereka terlalu sering menghubunginya via telepon. Batas antara memberi perhatian dan mengekang memang tipis. Bisa jadi telepon atau SMS Anda diartikan sebagai suatu bentuk pengekangan ketimbang perhatian.

2. Sejarah percintaan Anda
Misalnya Anda dan pasangan baru saja menjalin hubungan. Kepada temannya, dia akan bercerita tentang Anda, dan juga soal kisah cinta Anda sebelumnya. Berapa sering Anda bergonta-ganti pacar? Apakah Anda masih menjalin pertemanan dengan mantan? Bukan berarti teman pasangan Anda benar-benar ingin mengetahui jawabannya. Dia hanya ingin menebak-nebak siapakah Anda sebenarnya.

3. Aksi Anda bercinta
Jago atau tidaknya aksi Anda di tempat tidur. Pria suka bicara tentang seks. Namun, berbeda dari wanita, pria hanya berceloteh sekadarnya tentang kemampuan pasangannya. Sedangkan wanita biasanya lebih detail dalam menggambarkan kehidupan seksual dia dan pasangan.

Pria mungkin hanya akan bilang, "Dia sangat luar biasa di tempat tidur." Atau, kalau Anda belum terlalu pintar beraksi di tempat tidur, paling-paling pria hanya akan bilang begini ke teman-temannya, "Dia hanya berbaring di tempat tidur."

4. Teman-teman Anda
Teman-teman Anda bisa jadi bahan obrolan dia dan teman-temannya. Tentu saja, kalau teman-teman Anda cantik dan masih lajang, itu jadi bonus bagi pasangan. Namun, jika teman-teman Anda, menurutnya, menyebalkan, maka si dia akan berusaha menghindar bila Anda mengajaknya kumpul-kumpul bersama gerombolan Anda. Baginya, lebih baik dia membiarkan Anda bersama sahabat-sahabat Anda.

(dikutip dari Yahoo News)

Wah serem juga ya rumpian kaum cowo >,<
Saran saya, kalau ga mau ditinggalin jangan terlalu mengekang pasangan Anda dan atau juga kalian tak mau di rumpiin playgirl lah ato yang lebih parah kalau sampe ke hal seks oleh pasangan Anda sendiri, maka kuncinya jagalah pergaulanMu sendiri teman, oke..tetapi ni kalau statusmu sudah menikah lalu suami kamu masih suka ngerumpiin hal tersebut JEWER aja ckckckck.....(ya kebangeten lah suami yang kayak begitu hehehehe....)
satu lagi, jangan pernah ngedate ajak teman deh sekalipun deket banget, tar jadi bonus pasangan Anda lagi kan repot hehehe so kalu mau lebih aman ajaklah ademu or keponakanmu supaya tak ada pihak ketiga yang membahayakan ;) ;)
Semoga tulisan ini dapat bermanfaat ;) terima kasih

Minggu, 22 Agustus 2010

sebuah RENUNGAN tentang apa yang didengar oleh MAYAT

Yang Akan Ikut Mayat Adalah Tiga hal yaitu;
1. Keluarga
2. Hartanya
3. Amalnya

Ada Dua Yang Kembali Dan Satu akan Tinggal Bersamanya yaitu;
1. Keluarga dan Hartanya Akan Kembali
2. Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.

Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad
Terdengarlah Suara Dari Langit Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
- Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang Meninggalkanmu
- Apakah Kau Yang Telah Mengumpul Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang Telah MengumpulkanMu
- Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menumpukmu
- Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menguburmu."


Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan
Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan...
- Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat, Mengapa Kini Terkulai Lemah
- Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih, Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara
- Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar, Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa
- Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia, Mengapa Kini Raib Tak Bersuara"

Ketika Mayat Siap Dikafan
Suara Dari Langit Terdengar Memekik,"Wahai Fulan Anak Si Fulan
- Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha
- Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah
- Kini Kau Tengah Berada Dalam Sebuah Perjalanan Nun Jauh Tanpa Bekal
- Kau Telah Keluar Dari Rumahmu Dan Tidak Akan Kembali Selamanya
- Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan."



Ketika Mayat Diusung
Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
- Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan
- Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Taubat
- Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat."

Ketika Mayat Siap Disholatkan
Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
- Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat
- Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik
- Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk."

Ketika Mayat Dibaringkan Di Liang Lahat
terdengar Suara Memekik Dari Langit,"Wahai Fulan Anak Si Fulan...
- Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia Untuk Kehidupan Yang Penuh Gelap Gulita Di Sini Wahai Fulan Anak Si Fulan...
- Dahulu Kau Tertawa, Kini Dalam Perutku Kau Menangis
- Dahulu Kau Bergembira,Kini Dalam Perutku Kau Berduka
- Dahulu Kau Bertutur Kata, Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa."

Ketika Semua Manusia Meninggalkannya Sendirian
Allah Berkata Kepadanya, "Wahai Hamba-Ku...
Kini Kau Tinggal Seorang Diri
Tiada Teman Dan Tiada Kerabat
Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap..
Mereka Pergi Meninggalkanmu. .. Seorang Diri, Padahal, Karena Mereka Kau Pernah Langgar Perintahku
Hari Ini,....
Akan Kutunjukan Kepadamu
Kasih Sayang-Ku
Yang Akan Takjub Seisi Alam
Aku Akan Menyayangimu
Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya".


Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang AllahBerfirman,"Wahai Jiwa Yang Tenang Kembalilah Kepada TuhanmuDengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-NyaMaka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba- KuDan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku"
Rasulullah SAW.menganjurkan kita untuk senantiasa mengingat mati (maut) dan dalam sebuahhadisthnya yang lain, beliau bersabda "wakafa bi almauti wa'idha",artinya, cukuplah mati itu akan menjadi pelajaran bagimu!

Seorang sahabat bertanya,"Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan berguna bagiku darisisi Allah." Nabi Saw lalu bersabda: "Perbanyaklah mengingat kematianmaka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan hendaklah kamu bersyukur.Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa.Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul." (HR.Ath-Thabrani)

Tidak ada sesuatu yang dialami anak Adam dari apa yangdiciptakan Allah lebih berat daripada kematian. Baginyakematian lebih ringan daripada apa yang akan dialaminya sesudahnya. (HR. Ahmad)

Perbanyaklah mengingatkematian. Seorang hamba yang banyak mengingat mati maka Allah akan menghidupkanhatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian.
HR. Ad-Dailami)

Janganlah seorang mati kecuali dia dalam keadaan berbaik sangka terhadap Allah.
HR. Muslim)

Semoga bermanfaat bagi kita semua, amiiiiiinnnn Ya Rab :)

(dikutip dari http://sedekah.net/)

Sayang ataukah Cintakah anda pada pasangan Anda?

Simak baek2 ya ;D

SAYANG itu, jika... Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri. Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"

SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya. SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu. Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya. Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH. SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan. SAYANG adalah hal memberi dan menerima.

Selanjutnya bisa dikatakan anda CINTA pada pasangan anda, jika..... Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya. Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya...

CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama- sama." 

CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.."

Pada saat orang yang kau CINTAI menyakitimu, kau akan berkata,"Tak apa dia hanya tak tahu apa yang dia lakukan." Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus..

CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimanapun keadaannya. CINTA adalah hal yang memberi dengan rela, bagai sang surya menyinari dunia.

Semoga bermanfaat untuk mengenali jenis perasaan Anda terhadap pasangan Anda, sampai jumpa pada postingan berikutnya, tingkyuuu ^_^

Jumat, 06 Agustus 2010

PENTINGNYA APLIKASI SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER DI RUMAH SAKIT

Pendidikan masyarakat dan akses informasi tentang kesehatan yang semakin tinggi menyebabkan tingginya tuntutan kebutuhan kesehatan. Guna memenuhi tuntutan pelayanan kesehatan tersebut, maka komputerisasi sangat dibutuhkan di rumah sakit untuk menghindari kesalahan yang tidak diinginkan seperti redudansi data, unintegrated data, human eror, dan terlambatnya informasi mengingat faktor kesehatan sangat penting bagi seseorang. Sistem informasi rumah sakit (SIRS) secara garis besar mempunyai dua fungsi yaitu sistem informasi pelayanan rumah sakit dan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS). Kedua fungsi tersebut saling terkait dan saling melengkapi sehingga pada akhirnya akan membuat sistem yang terintegrasi dan handal. Peranan operasional sistem informasi dalam rumah sakit antara lain adalah (Sutanto, 2008) :
1.Kecepatan, misalnya kecepatan dalam penyelesaian pekerjaan administrasi rumah sakit.
2.Akurasi, dengan SIMRS pemeriksaan data transaksi cukup dengan membandingkan laporan antar unit yang dihasilkan oleh SIMRS dan juga dapat mencegah terjadinya duplikasi data untuk transaksi-transaksi tertentu sehingga data terjamin akurasinya.
3.Integrasi, bila dengan sistem manual data pasien harus dimasukkan di setiap unit, maka dengan SIMRS data tersebut cukup sekali dimasukkan di bagian pendaftaran saja.
4.Peningkatan pelayanan, pengaruh SIMRS yang dirasakan oleh pasien adalah semakin cepat dan akuratnya pelayanan. Saat ini, pasien tidak perlu menunggu lama untuk menyelesaikan administrasinya, baik rawat inap ataupun rawat jalan sebab ketika data-data tersebut dibutuhkan dapat dilihat dengan waktu yang relatif singkat dan akurat.
5.Peningkatan efisiensi, jika kecepatan dan akurasi data meningkat, maka waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan administrasi akan lebih cepat dan menghindari permintaan pemeriksaan laboratorium berulang dikarenakan kertas hasil pemeriksaan sebelumnya hilang.
6.Kemudahan pelaporan, proses pelaporan berbasis komputer hanya memakan waktu beberapa menit sehingga dapat lebih konsentrasi untuk menganalisa laporan tersebut.
Dari semua peranan SIMRS berbasis komputer tersebut, akan berpengaruh pada meningkatnya produktivitas kinerja tenaga medis dan staff administrasi di rumah sakit serta meningkatkan atau memudahkan pelayanan kesehatan sehingga kini hampir seluruh rumah sakit telah dilengkapi dengan teknologi komputerisasi dalam sistem informasi rumah sakitnya. Pelayanan rumah sakit terbagi menjadi dua bagian besar yaitu pelayanan medis dan pelayanan yang bersifat non-medis. Contoh nyata sistem informasi berbasis komputer untuk mendukung pelayanan bersifat non-medis telah diterapkan dalam rumah sakit yaitu Computerized Billing System merupakan contoh sistem pengolahan transaksi atau penagihan elektronik untuk fungsi pelayanan administratif dan keuangan, dimana sistem ini dapat menjamin manajemen keuangan rumah sakit yang cepat, transparan, dan bertangung jawab (Anisfuad, 2008; Ida, 2009). Sistem ini sudah digunakan hampir di seluruh rumah sakit, salah satunya adalah RS Margono Soekarjo telah menggunakan aplikasi ini untuk memudahkan keluarga pasien melihat biaya yang harus dibayarnya karena daftar obat, biaya tindakan dokter, biaya rawat inap sudah diketahui melalui layar komputer (Suara Merdeka, 2004).
Pelayanan yang bersifat medis contohnya seperti rekam medis berbasis komputer, secara prinsip digunakan untuk mencatat semua data medis, demografis serta setiap event seorang pasien di rumah sakit dan disimpan secara digital di dalam database komputer. Aplikasi ini memberikan kemudahan untuk menyimpan, memperbaharui, mengakses dan mencari catatan-catatan medis pasien secara lengkap dan cepat. Saat ini klinik Gadjah Mada Medical Centre telah menggunakan rekam medis berbasis komputer meskipun hanya untuk melayani pasien rawat jalan (Anisfuad, 2005; Anisfuad, 2008). Aplikasi sistem informasi rekam medis Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Bantul dapat mempersingkat proses pembuatan laporan dan menghasilkan laporan eksternal yang valid sesuai dengan data yang diinput (Suhartanto, 2007). Rekam medis berbasis komputer di Indonesia tidak berkembang dengan cepat karena adanya isu pengembangan sistem informasi di rumah sakit antara lain dari aspek finansial, legalitas dan kesiapan pengguna atau tenaga medis. Untuk mendorong minat dan adopsi rekam medis berbasis komputer, manfaat dan potensinya harus terus menerus disosialisasikan misalnya mampu menyimpan data pasien dalam jumlah besar hanya menggunakan perangkat komputer yang bisa dijinjing. Selain itu, dapat memberikan peringatan jika dokter salah memberikan obat atau ada reaksi antar obat. Di sini, peran penting teknologi dalam sistem informasi tidak lepas dari potensinya untuk mencegah kesalahan peresepan obat atau medical error. Disamping sosialisasi yang terus dilakukan, juga memerlukan inisiatif tingkat nasional, seperti merumuskan perangkat lunak yang sesuai dengan dana rumah sakit dan merancang aspek legalitas yang memberi jaminan keabsahan informasi rekam medis elektronik. Pada dasarnya, penggunaan sistem ini sangat tergantung dari tingkat kebutuhan manajemen di rumah sakit (Anisfuad, 2008). Adapun pelayanan medis berbasis komputer lainnya yaitu sistem informasi keperawatan. Kualitas pelayanan keperawatan di rumah sakit bergantung kepada kecepatan dan ketepatan dalam melakukan tindakan keperawatan yang berarti juga pelayanan keperawatan bergantung kepada efisiensi dan efektifitas struktural yang ada dalam keseluruhan sistem suatu rumah sakit. Pelayanan keperawatan mengalami perkembangan teknologi informasi yang sangat membantu dalam proses keperawatan dimulai dari pemasukan data secara digital ke dalam komputer yang dapat memudahkan pengkajian selanjutnya, intervensi apa yang sesuai dengan diagnosis yan sudah ditegakkan sebelumnya, hingga hasil keluaran apa yang diharapkan oleh perawat setelah klien menerima asuhan keperawatan, dan semua proses tersebut tentunya harus sesuai dengan NANDA, NIC, dan NOC. RSUD Banyumas merupakan salah satu rumah sakit yang sudah menerapkan sistem informasi keperawatan berbasis komputer menggunakan NANDA (North American Nursing Diagnosis Association), NIC (Nursing Intervention Classification) dan NOC (Nursing Outcome Classification) yang diciptakan oleh kawan-kawan perawat di RSUD Banyumas. Saat ini di beberapa bangsal, perawat menggunakan laptop, wifi dan komputer desktop untuk membuat dokumentasi keperawatan. Sistem ini mempermudah perawat memonitor klien dan segera dapat memasukkan data terkini serta intervensi apa yang telah dilakukan ke dalam komputer yang sudah tersedia di setiap bangsal sehingga akan mengurangi kesalahan dalam dokumentasi hasil tindakan keperawatan yang sudah dilakukan (meningkatkan kualitas dokumentasi karena dapat mencegah redundancy). Adapun keuntungan lain dari sistem ini yaitu meningkatkan kualitas asuhan, meningkatkan produktifitas kerja, memudahkan komunikasi antara tim kesehatan, memudahkan dalam mengakses informasi, meningkatkan kepuasan kerja perawat, perawat memiliki waktu lebih banyak untuk melayani pasien, menurunkan Hospital Cost, menurunkan Lost of data and information (Agustine, 2009; Anisfuad, 2006).
Kecenderungan pemanfaatan teknologi juga akan berimbas pada konsep paperless yang ditandai dengan meluruhnya peran kertas sebagai media pencatat medis. Upaya pengembangan sistem informasi dalam rumah sakit, saat ini tidak hanya menggunakan teknologi komputerisasi, tetapi juga telah banyak yang menggunakan teknologi telepon genggam untuk mendongkrak mutu pelayanan. Layanan informasi rumah sakit yang berbasiskan SMS terintegrasi dapat melayani registrasi antrian pasien, jadwal praktek dokter, dan kritik dan saran yang membangun sistem pelayanan kesehatan (Lestantyo dkk, 2008). PDA juga menjadi sarana peningkatan pelayanan rumah sakit yang digunakan untuk menyimpan berbagai data klinis pasien, informasi obat, maupun panduan terapi tertentu. Adapun teknologi penyimpan data portable seperti smart card yang dapat menyimpan data pasien namun aplikasi ini baru digunakan di Eropa dan Amerika Serikat (Anisfuad, 2005).
Dapat disimpulkan kehadiran teknologi khususnya komputer dalam sistem informasi rumah sakit sangat penting untuk mendukung kemudahan dalam manajemen rumah sakit. Oleh sebab itu, dengan adanya sistem ini dapat membantu pengolahan data dan menghasilkan informasi yang cepat, tepat, dan akurat sesuai kebutuhan sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat dalam menyongsong Indonesia Sehat 2010.

Kamis, 02 Juli 2009

Diabetes Mellitus "Penyakit Gula"


Etiologi Diabetes mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglisemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan. Diabetes mellitus adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, dan pembuluh darah, disertai lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop elektron. Pembentukan diabetes yang utama adalah karena kurangnya produksi insulin (diabetes melitus jenis 1, yang pertama dikenal), atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin (diabetes melitus jenis 2, bentuk yang lebih umum). Selain itu, terdapat jenis diabetes melitus yang juga disebabkan oleh resistansi insulin yang terjadi pada wanita hamil. Jenis 1 membutuhkan penyuntikan insulin, sedangkan jenis 2 diatasi dengan pengobatan oral dan hanya membutuhkan insulin apabila obatnya tidak efektif. Tipe Diabetes mellitus tipe 1 Diabetes mellitus tipe 1 dulu disebut insulin-dependent diabetes (IDDM, "diabetes yang bergantung pada insulin"), atau diabetes anak-anak, dicirikan dengan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas sehingga terjadi kekurangan insulin pada tubuh. Diabetes tipe ini dapat diderita oleh anak-anak maupun orang dewasa. Sampai saat ini diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah. Diet dan olah raga tidak bisa menyembuhkan ataupun mencegah diabetes tipe 1. Kebanyakan penderita diabetes tipe 1 memiliki kesehatan dan berat badan yang baik saat penyakit ini mulai dideritanya. Selain itu, sensitivitas maupun respons tubuh terhadap insulin umumnya normal pada penderita diabetes tipe ini, terutama pada tahap awal.
 
Penyebab terbanyak dari kehilangan sel beta pada diabetes tipe 1 adalah kesalahan reaksi autoimunitas yang menghancurkan sel beta pankreas. Reaksi autoimunitas tersebut dapat dipicu oleh adanya infeksi pada tubuh. Saat ini, diabetes tipe 1 hanya dapat diobati dengan menggunakan insulin, dengan pengawasan yang teliti terhadap tingkat glukosa darah melalui alat monitor pengujian darah. Pengobatan dasar diabetes tipe 1, bahkan untuk tahap paling awal sekalipun, adalah penggantian insulin. Tanpa insulin, ketosis dan diabetic ketoacidosis bisa menyebabkan koma bahkan bisa mengakibatkan kematian. Penekanan juga diberikan pada penyesuaian gaya hidup (diet dan olahraga). Terlepas dari pemberian injeksi pada umumnya, juga dimungkinkan pemberian insulin melalui pump, yang memungkinkan untuk pemberian masukan insulin 24 jam sehari pada tingkat dosis yang telah ditentukan, juga dimungkinkan pemberian dosis (bolus) dari insulin yang dibutuhkan pada saat makan. Serta dimungkinkan juga untuk pemberian masukan insulin melalui "inhaled powder". Perawatan diabetes tipe 1 harus berlanjut terus. Perawatan tidak akan mempengaruhi aktivitas-aktivitas normal apabila kesadaran yang cukup, perawatan yang tepat, dan kedisiplinan dalam pemeriksaan dan pengobatan dijalankan. Tingkat Glukosa rata-rata untuk pasien diabetes tipe 1 harus sedekat mungkin ke angka normal (80-120 mg/dl, 4-6 mmol/l). Beberapa dokter menyarankan sampai ke 140-150 mg/dl (7-7.5 mmol/l) untuk mereka yang bermasalah dengan angka yang lebih rendah. seperti "frequent hypoglycemic events". Angka di atas 200 mg/dl (10 mmol/l) seringkali diikuti dengan rasa tidak nyaman dan buang air kecil yang terlalu sering sehingga menyebabkan dehidrasi. Angka di atas 300 mg/dl (15 mmol/l) biasanya membutuhkan perawatan secepatnya dan dapat mengarah ke ketoasidosis. Tingkat glukosa darah yang rendah, yang disebut hypoglycemia, dapat menyebabkan kejang atau seringnya kehilangan kesadaran. Diabetes mellitus tipe 2 Diabetes mellitus tipe 2 — dulu disebut non-insulin-dependent diabetes mellitus (NIDDM, "diabetes yang tidak bergantung pada insulin") — terjadi karena kombinasi dari "kecacatan dalam produksi insulin" dan "resistensi terhadap insulin" atau "berkurangnya sensitifitas terhadap insulin"(adanya defek respon jaringan terhadap insulin)yang melibatkan reseptor insulin di membran sel. Pada tahap awal abnormalitas yang paling utama adalah berkurangnya sensitifitas terhadap insulin, yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah. Pada tahap ini, hiperglikemia dapat diatas dengan berbagai cara dan Obat Anti Diabetes yang dapat meningkatkan sensitifitas terhadap insulin atau mengurangi produksi glukosa dari hepar, namun semakin parah penyakit, sekresi insulinpun semakin berkurang, dan terapi dengan insulin kadang dibutuhkan. Ada beberapa teori yang menyebutkan penyebab pasti dan mekanisme terjadinya resistensi ini, namun obesitas sentral (fat concentrated around the waist in relation to abdominal organs, not it seems, subcutaneous fat) diketahui sebagai faktor predisposisi terjadinya resistensi terhadap insulin, mungkin dalam kaitan dengan pengeluaran dari adipokines ( nya suatu kelompok hormon) itu merusak toleransi glukosa. abdominal gemuk Adalah terutama aktip hormonally. Kegendutan ditemukan di kira-kira 90% dari pasien dunia dikembangkan mendiagnose dengan jenis 2 kencing manis. Lain faktor boleh meliputi mengeram dan sejarah keluarga, walaupun di dekade yang ter]akhir [itu] telah terus meningkat mulai untuk mempengaruhi anak remaja dan anak-anak. Diabetes tipe 2 boleh pergi tak ketahuan bertahun-tahun dalam suatu pasien [sebelum/di depan] hasil diagnosa [sebagai/ketika] gejala yang kelihatan adalah secara khas lembut atau yang tidak ada,, tanpa ketoacidotic, dan dapat sporadis.. Bagaimanapun, kesulitan yang menjengkelkan dapat diakibatkan oleh jenis tak ketahuan 2 kencing manis, termasuk kegagalan yang berkenaan dengan ginjal, penyakit yang vaskuler ( termasuk penyakit nadi/jalan utama serangan jantung), visi merusakkan, dan lain lain Diabetes Tipe 2 biasanya, awalnya, diobati dengan cara perubahan aktivitas fisik (biasanya peningkatan), diet (umumnya pengurangan asupan karbohidrat), dan lewat pengurangan berat badan. Ini dapat memugar kembali kepekaan hormon insulin, bahkan ketika kerugian berat/beban adalah rendah hati,, sebagai contoh, di sekitar 5 kg ( 10 sampai 15 lb), paling terutama ketika itu ada di deposito abdominal yang gemuk. Langkah yang berikutnya, jika perlu, perawatan atau antidiabetic drugs. Produksi hormon insulin adalah pengobatan pada awalnya tak terhalang, lisan (sering yang digunakan di kombinasi) kaleng tetap digunakan untuk meningkatkan produksi hormon insulin ( e.g., sulfonylureas) dan mengatur pelepasan/release yang tidak sesuai tentang glukosa oleh hati ( dan menipis pembalasan hormon insulin sampai taraf tertentu ( e.g., metformin), dan pada hakekatnya menipis pembalasan hormon insulin ( e.g., thiazolidinediones). Jika ini gagal, ilmu pengobatan hormon insulin akan jadilah diperlukan untuk memelihara normal atau dekat tingkatan glukosa yang normal. Suatu cara hidup yang tertib tentang cek glukosa darah direkomendasikan dalam banyak kasus, paling terutama sekali dan perlu ketika mengambil kebanyakan pengobatan. Gejala Tiga serangkai yang klasik tentang gejala kencing manis adalah polyuria (banyak kencing), polydipsia (banyak minum) dan polyphagia (banyak makan).
 
Gejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan sampai ke urine. Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri). Akibat poliuri maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi). Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi). Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan selama melakukan olah raga. Penderita diabetes yang kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi. Karena kekurangan insulin yang berat, maka sebelum menjalani pengobatan penderita diabetes tipe I hampir selalu mengalami penurunan berat badan. Sebagian besar penderita diabetes tipe II tidak mengalami penurunan berat badan. Pada penderita diabetes tipe I, gejalanya timbul secara tiba-tiba dan bisa berkembang dengan cepat ke dalam suatu keadaan yang disebut dengan ketoasidosis diabetikum. Kadar gula di dalam darah adalah tinggi tetapi karena sebagian besar sel tidak dapat menggunakan gula tanpa insulin, maka sel-sel ini mengambil energi dari sumber yang lain. Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang merupakan senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam (ketoasidosis). Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan sering kencing, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Tanpa pengobatan, ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam. Bahkan setelah mulai menjalani terapi insulin, penderita diabetes tipe I bisa mengalami ketoasidosis jika mereka melewatkan satu kali penyuntikan insulin atau mengalami stres akibat infeksi, kecelakaan atau penyakit yang serius. Penderita diabetes tipe II bisa tidak menunjukkan gejala selama beberapa tahun. Jika kekurangan insulin semakin parah, maka timbullah gejala yang berupa sering kencing dan haus. Jarang terjadi ketoasidosis. Jika kadar gula darah sangat tinggi (sampai lebih dari 1.000 mg/dL, biasanya terjadi akibat stres-misalnya infeksi atau obat-obatan), maka penderita akan mengalami dehidrasi berat, yang bisa menyebabkan kebingungan mental, pusing, kejang dan suatu keadaan yang disebut koma hiperglikemik-hiperosmolar non-ketotik.

Glukosa


Glukosa, suatu gula monosakarida, adalah salah satu karbohidrat terpenting yang digunakan sebagai sumber tenaga bagi hewan dan tumbuhan. Glukosa merupakan salah satu hasil utama fotosintesis dan awal bagi respirasi. Bentuk alami (D-glukosa) disebut juga dekstrosa, terutama pada industri pangan. Glukosa (C6H12O6, berat molekul 180.18) adalah heksosa—monosakarida yang mengandung enam atom karbon. Glukosa merupakan aldehida (mengandung gugus -CHO). Lima karbon dan satu oksigennya membentuk cincin yang disebut "cincin piranosa", bentuk paling stabil untuk aldosa berkabon enam. Dalam cincin ini, tiap karbon terikat pada gugus samping hidroksil dan hidrogen kecuali atom kelimanya, yang terikat pada atom karbon keenam di luar cincin, membentuk suatu gugus CH2OH. Struktur cincin ini berada dalam kesetimbangan dengan bentuk yang lebih reaktif, yang proporsinya 0.0026% pada pH 7. Glukosa merupakan sumber tenaga yang terdapat di mana-mana dalam biologi. Kita dapat menduga alasan mengapa glukosa, dan bukan monosakarida lain seperti fruktosa, begitu banyak digunakan. Glukosa dapat dibentuk dari formaldehida pada keadaan abiotik, sehingga akan mudah tersedia bagi sistem biokimia primitif. Hal yang lebih penting bagi organisme tingkat atas adalah kecenderungan glukosa, dibandingkan dengan gula heksosa lainnya, yang tidak mudah bereaksi secara nonspesifik dengan gugus amino suatu protein. Reaksi ini (glikosilasi) mereduksi atau bahkan merusak fungsi berbagai enzim. Rendahnya laju glikosilasi ini dikarenakan glukosa yang kebanyakan berada dalam isomer siklik yang kurang reaktif.