Rabu, 29 Oktober 2014

Pelayanan Informasi Obat (PIO): Penyalahgunaan Antibiotik " Menkes Akui Kerja Apot...

Pelayanan Informasi Obat (PIO): Penyalahgunaan Antibiotik " Menkes Akui Kerja Apot...: Berita Terkait Jakarta (ANTARA News) - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengakui pengawasan terhadap peredaran obat dan antibiotika ...

Ada Pertemuan Pasti Ada Perpisahan, namun bukan berarti berakhir di 31 Oktober 2014

Dear Candra Dika Wiratama alias cha cha centil..^_^

Cha-cha
Hmmm...Seorang cha-cha sulit ditulis dalam kata-kata, karena orangnya yang memang tidak jelas... tapi selama aku kenal satu tahun lebih dia adalah orang yang menyenangkan dan nyeleneh gak jelas haha...

Chaaaaaa.....
Apabila ada kata-kata aku selama ini yang menyinggung aku mohon maaf ya chaa chaa sayong :)
Semoga pengalaman menjadi verifikator di Kantor Inhealth bisa bermanfaat buat kamu cha...
Semoga diluar sana kamu bisa lebih sukses...
Inhealth Purwokerto
Jangan lupakan aku, kami semua yang ada di Inhealth Purwokerto. Ini keluarga barumu :)





Wanita dikiri ini adalah saya :)


Karena itu saya, gak berani berkata-kata ah :)

Mari lanjut sajah :)













Foto 3 orang disamping  kanan adalah temanmu di D'school cha...nek aku tah wes lulus haha...berikut saya kenalkan orang-orang yang gak jelas dari kiri adalah defit apri sabo (kepala sekolah alias guru D'school), mas cesar (murid senior D'school),  dan Bebek Vian (murid junior D'school).







Ini adalah Mbah Yoso (Penasihat di D'School) haha kalau semuanya lagi stress kerja kayane sing bener kiye thok ^PISS PAK^
Dan orang ini pasti sering nasihatin Mba Cha cha :)










Dan dua orang disebelah sana...cha-cha pasti tau deh itu Pak Kito sama Mba Ana...jane kuwe tah mbuh sapa haha cuma jere kepala sekolah kuwe alumnus D'school wkwk...

.......................................................................................


There Are Many People, That We Meet In Our Lives
But only A very few will make a lasting impression on our minds and hearts
It is these people
That we will think of often, and who will always remain important to us as TRUE FRIENDS


Kalau memang tak bisa balik kerja disini lagi, pokoknya kamu harus sukses diluar sana dan jangan lupakan aku&kami
I will miss you so much...
We love you...

....................................................................................................

copyright@erzagenatrika

Senin, 15 September 2014

Gastro-Esophageal Reflux Disease (GERD)

GERD adalah gejala atau kerusakan mukosa esofagus akibat masuknya isi lambung ke esofagus. 
Pada GERD juga ditemukan esofagitis,inflamasi/pembengkakan pada permukaan esofagus (mukosa); sumbatan, kesulitan dalam menelan/meneguk; dan nyeri dada. Gejala lain yang terjadi diantaranya batuk, suara serak, suara berubah, sakit telinga, rasa terbakar di dada, mual dan sinusitis.
Komplikasi GERD diantaranya pembentukan sumbatan, Barrett’s esophagus, esophageal spasms, esophageal ulcers, dan dapat menyebabkan kanker esofagus, terutama pada pasien di atas 60 tahun.

SASARAN, TUJUAN DAN STRATEGI TERAPI
Tujuan terapi GERD adalah menghilangkan gejala, menyembuhkan esofagitis (jika terjadi) dan untuk mencegah terjadinya komplikasi. Sasaran terapinya adalah asam lambung, lapisan mukosa lambung. Strategi terapinya dengan menurunkan sekresi asam di lambung, mengurangi keasaman pada lambung. Melapisi mukosa lambung, menaikkan pH dan mengurangi terjadinya reflux, mempercepat pengosongan lambung, memperkuat LES, faktor barier antirefluks terpenting.
Terapi untuk GERD dapat dibedakan menjadi dua yaitu terapi tanpa obat atau nonfarmakologis (pola hidup sehat, terapi endoskopi, operasi) dan terapi menggunakan obat atau farmakologis.
  1. Terapi non farmakologi dapat dilakukan dengan modifikasi gaya hidup seperti menurunkan berat badan, tidur dengan posis kepala lebih tinggi dari posisi tubuh, mencegah makan 2 jam sebelum tidur, menghindari makanan yang dapat memicu GERD seperti kopi, alkohol, suplemen vitamin C dosis tinggi, makanan tinggi lemak, merokok, minuman berkarbonasi, cokelat, peppermint, makanan yang asam, mencegah minum susu sebelum tidur. 
  2. Terapi farmakologinya menggunakan obat proton-pump inhibitor yang efektif menurunkan sekresi asam, antasida yang dapat menetralkan keasaman lambung, Asam alginat (Gaviscon) yang dapat melapisi mukosa sebaik menaikkan pH dan menurunkan reflux, antagonis H2 receptor seperti ranitidin, famotidin yang mengurangi sekresi asam lambung, prokinetik yang mempercepat pengosongan lambung dan memperkuat LES; dan sucralfat yang berguna sebagai tambahan untuk menyembuhkan dan mencegah kerusakan esofagus karena GERD.
Pada sebagian besar pasien, pengobatan dapat dilakukan dengan beberapa tahap tergantung keparahan gejala GERD yaitu GERD gejala ringan, gejala sedang; gejala parah dan mengalami kejadian erosif. Pada pasien yang mengalami gejala GERD sedang dimana gejala muncul beberapa kali dalam seminggu atau tiap hari sebaiknya diterapi dengan proton pump inhibitor atau antagonis H2 reseptor. Dengan efikasinya yang baik dan dosis sekali minum sehari, proton pump inhibitor semakin sering diresepkan sebagai terapi lini pertama untuk GERD dengan gejala ringan sampai sedang. Untuk pasien yang gejalanya tetap muncul setelah pengobatan dengan dosis standar antagonis H2 reseptor selama 6 minggu, sebaiknya diobati dengan proton pump inhibitor karena meneruskan pengobatan dengan antagonis H2 reseptor atau dengan menaikkan dosisnya jarang terbukti efektif untuk menghilangkan gejala. 
Untuk pasien dengan gejala yang parah dan pasien dengan komplikasi dan keparahan organ tubuh (seperti oesofagitis, oesophageal ulceration, oesophagopharyngeal reflux, barret’s oesophagus) serta untuk pasien yang secara endoskopi terbukti mengalami esofagitis erosif, terapi awal yang optimal adalah dengan proton pump inhibitor. Proton pump inhibitor yang diberikan sekali sehari dapat menghilangkan gejala dan menyembuhkan esofagitis di atas 80% pasien atau di atas 95% pada pemberian 2xsehari. Oleh karena itu proton pump inhibitor menjadi obat pilihan untuk GERD dengan gejala parah atau mengalami penyakit erosif. Suspect manifestasi atypical (seperti asma dan laringitis) juga diberikan terapi awal dengan proton pump inhibitor.
Untuk pasien dengan gejala yang parah atau pasien komplikasi atau keparahan organ tubuh (seperti esofagitis, oesophageal ulceration, oesophagopharyngeal reflux, barret’s oesophagus), pasien perlu dicek kembali jika gejala tidak hilang selama 4-6 minggu pengobatan dengan proton pump inhibitor. Ketika gejala berkurang, terapi pengobatan dimodifikasi secara perlahan-lahan ke terapi pemeliharaan dengan cara diantaranya menurunkan dosis proton pump inhibitor atau mengganti pengobatan dengan antagonis H2 reseptor. Akan tetapi untuk pasien yang secara endoskopi terbukti mengalami penyakit erosif, ulcerative atau stricturing, pengobatan dengan proton pump inhibitor biasanya perlu dipertahankan pada dosis efektif minimum.
OBAT GOLONGAN PROTON PUMP INHIBITOR  
Omeprazole

  • Indikasi : pengobatan heartburn dan gejala lain yang berhubungan dengan GERD, pengobatan jangka pendek (4-8 minggu) erosive esofagitis yang didiagnosa secara endoskopi, pemeliharaan penyembuhan erosive esofagitis.
  • Kontraindikasi : hipersensitif omeprazole, turunan benzimidazole (esomeprazole, lanzoprazole, pantoprazole, rabeprazole), atau terhadap komponen lainnya dalam formula
  • Bentuk sediaan : kapsul
  • Dosis dan aturan pakai untuk dewasa :

GERD dengan gejala : 20 mg/hari selama 4 minggu
Esofagitis erosif : 20 mg/hari selama 4-8 minggu

  • Efek samping : Sakit kepala, pusing, ruam, diare, nyeri perut, mual, muntah, kentut, konstipasi, kehilangan rasa, lemah, nyeri punggung, infeksi saruran pernapasan atas, batuk
  • Resiko khusus : Hati-hati pada pasien dengan penyakit hati, kehamilan dan mnyusui. Resiko kehamilan : faktor C. Tidak dianjurkan bagi pasien menyusui.
Lansoprazole

  • Indikasi : pengobatan jangka pendek GERD dengan gejala, pengobatan jangka pendek semua tingkatan esofagitis erosif
  • Kontraindikasi : Hipersensitif terhadap lansoprazole, turunan benzimidazole (esomeprazole, omeprazole, pantoprazole, rabeprazole) atau terhadap komponen lainnya dalam formula
  • Bentuk sediaan : kapsul
  • Dosis dan atuan pakai :

Anak-anak 1- 11 tahun
Pada GERD, esofagitis erosif :
< 30 kg : 15 mg 1 x sehari
≥ 30 kg : 30 mg 1 x sehari
Catatan : dosis dapat ditingkatkan pada pasien jika gejala masih tampak setelah pengobatan 2 minggu atau lebih.(dosis maksimum 30 mg, 2 x sehari)

Anak-anak 12-17 tahun
GERD non-erosif : 15 mg 1x sehari hingga selama 8 minggu
Esofagitis erosif : 30 mg 1 x sehari hingga selama 8 minggu
Dewasa
GERD dengan gejala : pengobatan jangka pendek : 15 mg 1 x sehari hingga selama 8 minggu
Esofagitis erosif : Pengobatan jangka pendek : 30 mg 1 x sehari hingga selama 8 minggu, pengobatan dapat dilanjutkan 8 minggu lagi untuk pengulangan atau untuk pasien yang tidak sembuh setelah pengobatan selama 8 minggu; terapi pemeliharaan : 15 mg 1 x sehari

  • Efek samping : Sakit kepala, nyeri perut, konstipasi, diare, mual.
  • Resiko khusus : Hati-hati pada pasien dengan penyakit hati, kehamilan dan menyusui. Resiko kehamilan : faktor B, penggunaan selama kehamilan hanya jika dibutuhkan. Pada kerusakan fingsi hati dianjurkan penurunan dosis, sebaikanya tidak diberikan pada anak-anak < 1 tahun. Tidak dianjurkan bagi pasien menyusui.
Pantoprazole

  • Indikasi : Pengobatan dan pemeliharaan penyembuhan esofagitis erosif yang berhubungan dengan GERD. Mengurangi tingkat kekambuhan gejala heartburn dalam sehari dan malam hari pada GERD
  • Kontraindikasi : Hipersensitif terhadap pantoprazole, turunan benzimidazole (esomeprazole, omeprazole, lansoprazole, rabeprazole) atau terhadap komponen lainnya dalam formula.
  • Bentuk sediaan : tablet
  • Dosis dan aturan pakai :

Oral
Dewasa :
Pada Esofagitis erosif berhubungan dengan GERD :
Pengobatan : 40 mg 1 x sehari hingga selama 8 minggu , pengobatan dapat dilanjutkan 8 minggu lagi untuk pasien yang tidak sembuh setelah pengobatan selama 8 minggu.
Pemeliharaan penyembuhan : 40 mg 1 x sehari
Catatan : dosis yang lebih rendah (20 mg 1x sehari)telah terbukti sukses digunakan pada pengobatan dan pemeliharaan GERD ringan.
  •  Efek Samping : Nyeri dada, sakit kepala, insomnia, pusing, migrain, ansietas, ruam, hiperglikemia, hiperlipidemia, diare, kentut, nyeri perut, muntah, mual, konstipasi, dispepsia, gastroenteritis, kerusakan rektal, infeksi saluran kencing, perubahan frekuensi buang air kecil, keabnormalan fungsi hati., athralgia, nyeri punggung, nyeri leher, lemah,hypertonia, bronkitis, batuk, dyspnea, faringitis, rinitis, sinusitis, infeksi saluran pernafasan atas.
  • Resiko khusus : Hati-hati pada pasien dengan penyakit hati, kehamilan dan mnyusui. Resiko kehamilan : faktor B, penggunaan selama kehamilan hanya jika dibutuhkan. Tidak dianjurkan bagi anak-anak. Tidak dianjurkan bagi pasien menyusui.

Tipe Orang Ngutang

Dalam hidup yang keras dan kejam ini, ada kalanya kamu mendapati diri kamu sedang miskin luar biasa dan membutuhkan uang. Salah satu metode mendapatkan uang paling cepat tentu saja adalah dengan ngutang. Nah, ternyata orang ngutang ini sendiri ada macem-macem lho. Berikut ini MBDC akan membahas 4 tipe orang ngutang...

1. Si Langsung Bayar

Ini adalah tipe orang ngutang yang paling bisa dipercaya dan diandalkan. Orang kayak gini biasanya sebenernya gak suka ngutang dan dia cuma ngutang kalo emang beneran terpaksa banget. Katakanlah dia lagi mau jajan tapi dompetnya ketinggalan, jadi dia terpaksa pinjem duit kamu dulu. Tapi begitu dia udah dapet dompetnya balik, dia bakal langsung bayar ke kamu. Ngutangin orang kayak gini enak, karena kamu gak perlu repot-repot nagih. Tingkat kesadarannya tinggi.

2. Si Suka Lupa

Nah ini agak repot nih. Ini adalah tipe orang ngutang yang suka kelupaan kalo dia ngutang. Gak sengaja sih, emang beneran lupa aja. Kalo ini temen deket kamu sih gak papa ya, tinggal ditagih aja. Yang repot adalah kalo si suka lupa ini adalah orang yang gak terlalu deket sama kamu atau bahkan bos kamu. Agak gak enak juga kan nagih duit sama bos kamu. Kecuali kalo kamu emang beneran butuh duitnya sih. Biasanya sih jadi enak-enak aja nagih duit sama bos.

3. Si Sok Lupa

Nah ini nyebelin. Ngutang, sebenernya inget kalo dia punya utang, tapi sok lupa. Gimana kamu tau kalo dia sok lupa bukannya lupa beneran? Biasanya dia akan sedikit menyinggung soal utangnya ke kamu, tapi kemudian dia akan menunda proses pembayarannya. Contoh:
"Eh iya, tadi gue masih ada utang ya sama lo? Berapa? 100ribu ya? OK deh, ntar ya"
Kalo udah kayak gitu kamu akan mengira bahwa dia emang belom ada duit dong. Eh ternyata abis dia ngomong kayak gitu, dia beli sesuatu seharga 150ribu. Cash. Kesel gak sih. Kesel lah. Jangan boong.

4. Si Gak Mau Bayar

Nah ini udah paling tai. Tainya tai ya ini. Kerjaannya ngutang mulu dan gak mau bayar. Terang-terangan gak mau bayar. Kalo kamu tagih, dia bakal bilang:
"Ah belom ada duit gue..."
atau
"Alaaaaah...segitu doang. Jangan pelit-pelit lah. Amal lah sekali-sekali."
Kalo kamu punya temen kayak gini sih saran MBDC jangan diutangin lagi deh. Makan ati lho.
Demikianlah. Termasuk tipe orang ngutang yang manakah kamu / temen kamu?

Sumber : http://malesbanget.com/2012/08/4-tipe-orang-ngutang/

Sabtu, 14 Januari 2012

Manfaat Olahraga Pagi dan Malam Hari


Olahraga membuat tubuh bugar, melatih otot, dan dapat menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit yang tidak diinginkan. Selain membuang lemak, keringat yang dihasilkan olahraga merupakan cara tubuh membung racun. Jenis olahraga paling baik? Itu sih tak perlu terlalu dipermasalahkan. Mau olahraga di pusat kebugaran dengan fasilitas supermewah atau lari sore yang tak dipungut bayaran di sarana olahraga umum, khasiatnya tak jauh beda. Lalu apa yang sulit? Komitmen. Seperti diet, olahraga butuh kemantapan dan semangat tersendiri. Untuk mereka yang sibuk bekerja dan punya mobilitas tinggi, olahraga bisa jadi tinggal wacana semata. Sulit untuk merealisasikan jadwal. Pulang bekerja, waktu yang tersisa biasanya dipergunakan untuk bersantai dengan keluarga dan beristirahat. Kalaupun bisa berolahraga, waktu yang tepat bisa jadi kendala. Akhir-akhir ini timbul pertanyaan, apakah tubuh letih orang yang baru kelar bekerja, bisa dibawa berolahraga? Penelitian hubungan antara tidur dan olahaga yang dilakukan di Universitas South Carolina, Columbia, membuktikan olahraga yang dilakukan malam hari sama sekali tidak mengganggu pola tidur. Shawn Youngstedt, sang peneliti, mengatakan olahraga yang dilakukan satu setengah jam sebelum tidur memang membuat suhu tubuh meningkat, namun tidak memengaruhi kebiasaan tidur seseorang. Sementara penelitian lain di Fred Hutchinson Cancer Research Center, Seattle menemukan wanita yang berolahraga di pagi hari lebih mudah tertidur pulas dibandingkan mereka yang melakukan olahraga di malam hari. Tapi Shwan Youngstedt mengatakan, olahraga di malam hari pilihan yang tersisa bagi mereka yang punya kesibukan superpadat. Daripada tidak berolahraga, bukan? Berikut manfaat dan masalah yang ditemui saat berolahraga di pagi atau malam hari.  
 
Manfaat olahraga pagi 
1. Polusi udara dan suara di pagi hari jauh lebih rendah. Ini sangat baik untuk paru-paru, pernapasan, dan peredaran darah.
2. Temperatur lebih sejuk.
3. Sedikit gangguan dan interupsi yang terjadi akibat pekerjaan.
4. Stamina lebih kuat, konsentrasi dan daya tahan tubuh jauh lebih lama. Kebugaran terasa hingga 4-10 jam setelah olahraga.
5. Akan memiliki kebiasaan yang tercipta dalam tubuh, seperti bangun sebelum jam latihan tiap paginya. Ini disebabkan kita terpajan matahari yang sama tiap paginya.
6. Membantu meningkatkan denyut nadi dan metabolisme, serta membakar kalori dalam tubuh.
7. Lebih berenergi secara fisik terutama bagi para ibu yang masih melakukan pekerjaan rumah dan mengurus anak sehari penuh.
8. Banyak orang yang rajin berolahraga pagi menyebutkan, nafsu makan mereka di siang hari surut, bahkan rasa lapar berkurang.
 
Kerugian olahraga pagi:
1. Temperatur tubuh lebih rendah dan biasanya di pagi hari badan masih belum sigap. Pagi hari secara alami tubuh kita lebih tak bertenaga. 
2. Otot dingin dan kaku pada pagi hari rentan cedera. Untuk itu harus melakukan pemanasan dan peregangan sebelum mulai olahraga.
 
Manfaat olahraga malam
1.Kebanyakan temperatur tubuh dan hormon mengalami level puncak pukul 6 sore. Tapi biasanya dengan berolahraga minimal 3 jam setelah atau sebelum jam itu akan memberi daya tahan tubuh dan pembangunan otot. 
2.Otot sudah hangat dan fleksibel. 
3. Melepas stres sehabis bekerja atau sekolah.
4. Riset menunjukan, fungsi paru-paru bekerja paling baik pukul 4-5 sore. 
5. Dapat mengurangi nafsu makan Anda saat malam hari. 
 
Kerugian olahraga malam
1. Banyak gangguan pikiran dan pekerjaan.
2. Paling tidak harus berdiam diri 3 jam berolah sebelum otot kembali dapat dipakai secara maksimal. 3. Perlu waktu untuk mengosongkan perut.
4. Jika mengalami gangguan tidur, berarti Anda harus menjadwal ulang jam olahraga Anda.
5. Rentan kecelakaan karena cahaya yang temaram dan suhu yang lebih dingin.
 
Makan Sebelum Berolahraga Jika makan besar yang mengandung protein, serat, dan lemak, tunggu hingga empat jam sebelum berlatih. Tapi jika Anda hanya makan makanan ringan, Anda hanya perlu menunggu dua jam sebelum berolahraga. Bagi yang rajin berolaharaga, tubuh Anda sangat membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi. Pastikan memenuhi sumber energi lewat karbohidrat baik seperti roti gandum, pasta, buah-buahan, dan sayur-sayuran.
Tapi Anda tidak perlu menghindari protein dan lemak, apalagi jam olahraga Anda mencapai 1-2 jam per hari. Makan setelah berolahraga sangat penting. Otot Anda perlu asupan energi segar dari makanan setelah mengalami kelelahan saat berlatih. Makanlah yang ringan-ringan dulu setelah 2 jam berolahraga. Makanan setelah olahraga yang terbaik adalah jenis protein diimbangi karbohidrat kompleks dan sedikit lemak. Minuman yang tepat untuk berolahraga.
Sesekali bolehlah Anda meminum minuman berenergi. Orang yang berolahraga sangat rentan dehidrasi. Untuk itu dianjurkan memperbanyak minum air putih. Metode minum yang dianjurkan adalah sejam sebelum berolahraga dan sejam setelah berolahraga. Artikel ini semoga dapat bermanfaat.
 
Referensi http://sehatplus.com.html

Jumat, 04 November 2011

Obat jadi Racun? atau Racun jadi Obat?

Pengetahuan mengenai obat-obatan (pharmacy) berasal dari kata Yunani, pharmacon yang berarti racun. Mengonsumsi obat dapat diartikan memasukkan racun ke dalam tubuh. Bedanya, racun tersebut diberikan secara tepat dengan memperhitungkan dosis tertentu sehingga dapat menyembuhkan penyakit. Namun sekali racun, tetaplah racun. Tak ayal, obat-obatan terkadang justru menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Penyebab gangguan kesehatan tersebut antara lain karena keracunan obat dan alergi obat. Kesalahan memilih jenis obat, dosis, cara dan waktu pemakaian obat dapat menyebabkan keracunan obat. Untuk obat-obat keras yang diberikan lewat resep dokter, keracunan obat dapat dihindari apabila resep diberikan secara benar. Sedangkan untuk obat yang dijual bebas ada baiknya memperhatikan seksama aturan pakai sebelum mengkonsumsi obat.
Lain halnya dengan alergi. Pada dosis terapi pun, reaksi alergi bisa terjadi. Reaksi alergi adalah reaksi berlebihan sistem imun tubuh terhadap bahan tertentu, termasuk obat. Terjadinya alergi tidak dapat diprediksi sama sekali, tergantung respon tiap individu sesuai tingkat imunitas yang dimiliki.

Jenis obat yang kerap menimbulkan reaksi alergi antra lain: antibiotika penisilin dan turunannya, obat golongan sulfa, obat analgetik (penghilang rasa sakit), serta obat antipiretik (penurun panas). Gejalanya mulai dari yang ringan, misalnya terjadi biduran eksim atau bercak kemerahan pada kulit, terkadang juga dapat menyebabkan diare, dan gangguan pernafasan seperti bersin-bersin, pilek sampai sesak nafas. Yang paling parah, alergi dapat menyebakan syok anafilaksis, dimana pernderita kontan tidak sadar, sesak nafas, serta nadi tidak teraba, dan jika tidak segera mendapatkan pertolongan, dapat berakibat kematian.

Mengingat efek yang cukup fatal, alergi harus dicegah, kita dapat memperhatikan data rekam medis, atau catatan dokter, dan bila perlu melakukan tes alergi. Cara gampang lain supaya tidak menjadikan obat berbahaya bagi tubuh tentu saja dengan tidak sembarangan meminumnya, agar tidak me-refungsikan obat menjadi racun yang meracuni tubuh. (Rika - Majalah INFO OBAT)

-semoga artikel ini bermanfaat-

best regards,
Erza Genatrika, M.Sc, Apt

Minggu, 07 Agustus 2011

Tips Wawancara untuk Lolos Melamar Pekerjaan

Dalam proses seleksi melamar pekerjaan, wawancara sering kali dianggap mudah. Namun dalam sesi wawancara beberapa orang gagal mendapatkan pekerjaan yang didambakannya. Untuk itu sesi wawancara harus dipersiapkan dengan sunguh-sungguh.

Berikut tips rahasia sukses wawancara saat melamar pekerjaan;

1. Berapa gaji yang Anda minta?
Jawab: Sebutkan gaji yang besarnya realistis. Lihat mata pewawancara, sebutkan jumlah, dan berhentilah bicara. Jangan bohong tentang gaji yang Anda terima di kantor sebelumnya, bila Anda sudah bekerja. Bila Anda merasa bahwa gaji Anda di kantor yang sekarang terlalu kecil, berikan penjelasan.

2. Apa kelebihan utama Anda?
Jawab: Pilih potensi Anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar. Hindari respons yang generik seperti pengakuan bahwa Anda pekerja keras. Lebih baik, berikan respons berupa, “Saya selalu diperbudak daftar pekerjaan yang saya buat sendiri. Sebab, saya tidak mau pulang sebelum pekerjaan di kantor beres semua.”

3. Apa kekurangan Anda yang paling jelas?
Jawab: Jangan bilang Anda seorang perfeksionis (menunjukkan bahwa Anda sombong). Lebih baik, jujur saja dan sebutkan kelemahan yang kongkret. Misalnya, Anda lemah menghitung di luar kepala, dan karenanya Anda mengatasinya dengan membawa kalkulator. Tapi, kemudian, susul dengan kelebihan Anda.

4. Di mana Anda melihat diri Anda lima tahun lagi?
Jawab: Gambarkan posisi yang realistis. Kira-kira dua-tiga posisi di atas posisi yang Anda lamar sekarang. Jangan sertakan cita-cita yang tak ada hubungannya dengan lamaran pekerjaan Anda, misalnya, ingin jadi bintang sinetron atau jadi novelis. Sebab, Anda akan tampak tidak fokus.

5. Mengapa Anda ingin meninggalkan kantor yang lama?
Jawab: Jangan sampai mengemukakan hal yang negatif. Kalau kenyataannya begitu, ucapkan dalam kalimat ‘positif’, misalnya bahwa Anda tidak melihat ada ‘ruang’ di mana Anda bisa berkembang. Lalu, jelaskan mengapa Anda menganggap bahwa pekerjaan di kantor baru ini memberi kesempatan yang lebih baik.

6. Adakah contoh kegagalan Anda?
Jawab: Ungkapkan kegagalan yang pernah Anda alami, tapi yang sudah terpenuhi solusinya. Supaya, pewawancara tahu bahwa Anda punya usaha untuk mengatasi masalah

7. Apakah Anda punya pertanyaan?
Jawab: Berikan paling sedikit dua pertanyaan yang terfokus pada kantor baru ini. Misalnya, Anda bertanya apakah kantor ini sudah punya website. Atau, bisa juga Anda mempertanyakan kehadiran CEO yang Anda tahu baru saja diangkat – apakah membuat kinerja perusahaan semakin baik, dan semacamnya. Jangan bertanya tentang kepentingan Anda sendiri, misalnya, apakah karir Anda akan berkembang di sana.
Apa yang menjadikan seseorang selalu sukses untuk menggapai impiannya? Tampil beda dan memiliki keunggulan komperatif mungkin salah satu yang menjadikan Anda selalu berada di dalam posisi terdepan!
Termasuk dalam meraih karier dan mengungguli orang lain dalam mencari pekerjaan yang sesuai. Ada beberapa trik atau strategi yang perlu disiapkan agar Anda sukses dalam melewati tahapan untuk mengejar karier yang diidam-idamkan.
Modal nekat saja, pasti tak cukup.. Di sini juga anda bisa menemukan beberapa lowongan kerja yang mungkin tak ada salahnya jika anda mencobanya. (tslb)

sumber : http://id.berita.yahoo.com/tips-wawancara-untuk-lolos-melamar-pekerjaan-185630256.html